Begitu Sulitnya Aku Mencoba Mencintaimu, dan Kau pun Menghilang.


turki-pict

turki-pict

Bisakah aku melupakanmu selamanya? Mungkinkah apa yang aku rasakan ini akan berakar dalam diri selamanya? Tak taukah kamu apa yang aku rasakan selama ini hanya memendam kasih dan harapan yang tak kunjung pudar dalam angan untukmu? Kau tak kan pernah tau, dan kau juga tak pernah merasakan. Aku yang hanya merasakannya, kau tidak.

Apa yang pernah kau katakan padaku dulu telah menjadi benih kasih dalam hatiku kepadamu. Namun sekarang kau telah melupakan apa yang pernah kau katakan kepadaku. Hingga suatu hari aku pernah mencari disetiap sudut kota dimana kau tinggal. Namun diujung pencarianku tak kutemukan pula sosok mu. Kau ternyata hanyalah bayangan ilusi yang telah aku buat hanya untuk mengisi ruang dalam hatiku. Kau hanyalah bayangan yang hanya mengikutiku dan bayangan itu aku yang membuatnya. Siapa kau sebenarnya hingga aku merasa seperti ini? Merasakan kehampaan, kegilaan, kekaguman yang ternyata aku sendiri yang membuatnya.

Sebenarnya apa yang aku inginkan? Yang aku inginkan hanyalah jangan pernah engkau katakan sesuatu yang belum pasti bisa kau tepati. Engkau telah membuat beberapa kalimat yang membuatku bahagia, hingga saat itu aku bertanya kedalam diriku “ Seperti inikah dicintai?”. Kutepis anganku jika aku jatuh cinta, kutepis harapanku kalau kau pun juga suka padaku. Aku tidak ingin masa lalu yang pernah kualami terulang kembali. Ya,, aku rapuh. Kau tawarkan beberapa keindahan yang akan dilalui, kutepis itu sekali lagi. Aku tak ingin dibayangi keindahan yang belum pasti aku dapatkan.

ekoindriasto.wordpress.com

Hingga aku putuskan agar tak ada waktu dan tak ada kesempatan lagi untuk memikirkanmu. Namun saat ada celah rinduku dan teringat padamu, ini adalah suatu nikmat Tuhan yang membuatku merasakan sesak nafas. Namun andaikan kamu tau pernah aku merasakan hal yang lebih parah dibandingan sesak nafas.  Hingga suatu hari aku pernah bernafas lega dengan sapaan darimu. Sekali pun itu, namun itu nyata. Tetapi itu hanya sekejap, lalu kau menghilang begitu saja.

Hilangnya dirimu saat aku mengerti bagaimana rasa mengasihi dan dikasihi sebenarnya membuatku gila. Ingin aku teriakkan, namun aku tak ingin menampakkan. Ingin ku bercerita kepada alam raya yang setia mendengarkanku tanpa mengeluh, alam raya telah menjaga rahasia yang aku rasakan dan aku terima kekosongan ini. Aku hanya mencintaimu dalam diam. Kulihat duniaku dan duniamu sangatlah jauh berbeda. Kau mudah bersosialisasi, sedangkan diriku aku pendiam dan pemalu. Aku juga bukanlah sosok seindah malaikat atau pribadi yang memberi  kehangatan layaknya matahari terbit yang selalu dirindukan. Ya..aku kehilanganmu, dan ternyata hanya aku yang mencintaimu.

cintaygterhangat.blogspot.com

cintaygterhangat.blogspot.com

Ya Allah,, apa yang aku lakukan, siapa makhlukMu itu hingga membuat hamba seperti ini. Janganlah Engkau biarkan aku terjerumus ke dalam kenistaan, dalam suatu angan-angan dan harapan yang tidak pasti, ampuni hambamu yang hina ini karena merasakan kisah kasih ilusi.

“Allah.. aku tidak ingin membuatMu cemburu karena cintaku terhadap makhlukMu yang fana. Karenanya, mohon pautkan hatiku hanya kepada hati yang terpaut padaMU” Triangle of love.

Iklan

Niji Mochi, Roti Gulung isi Daging, Roti Gulung isi Coklat


WIRAUSAHA ITU MENYENANGKAN

Semester 5 kali ini memang sungguh banyak tantangan, dimana mahasiswa ditantang untuk menyelesaikan proposal dan akhirnya ujian proposal serta berwirausaha selama 7 minggu. Karena kami mahasiswa Gizi, maka produk yang harus dijual adalah produk makanan. Makanan yang diproduksi pun tidak sembarangan. Produk ini harus sehat, bersih, dan tentunya sarat gizi dan pas di kantong para mahasiswa dan masyarakat umum 🙂 hehe. Per kelompok wirausaha berjumlah 4 orang, nah anggota dari kelompok ku adalah 1. saya sendiri (Ittaq Amri Azalista); 2. Petik (Fety Ardiana Pratiwi); 3. Mega Permatasari; 4. Cha’ul (Nisa Ul Lathifah). Dari nama keempat orang ini disingkat menjadi “Itik Gaul”. Pertama kali produksi, kami memproduksi kue mochi yang dijual di Alun-alun Sragen saat ada event CFD (Car Free Day), kue Mochi ini kami beri nama “Niji Mochi” yang artinya moci pelangi. Warna mochi pelangi ini  ada 3 warna, yaitu hijau, oranye dan putih. Kami tidak sembarangan memberi pewarna pada mochi buatan kami. Kami menggunakan pewarna alami, warna hijau terbuat dari sari daun sawi, warna oranye terbuat dari sari wortel, sedangkan warna putih tidak ada penambahan warna. Nah, harga dari kue Niji Mochi ini sangat terjangkau, 2 buah mochi kami jual seharga Rp 1500, sedangkan untuk mochi isi 6 kami jual dg harga Rp 5000. ohh iyaa, ini adalah hasil mochi yang pertama diproduksi :

niji mochi

Niji Mochi( tapi yang warna hijau)

          Naah,,, pada hari berikutnya kami memproduksi menu baru, yaitu Roti Gulung isi Daging (RoguD). Awalnya kami menjual pada anak2 kos dan teman sekelas, harga per biji Rogud hanya Rp 2500, dan alhamdulillah banyak yang membeli,, hehehehe 🙂 Thank’s teman2.. Nah ini di hasil pembuatan Rogud :

Rogud

Selain Mochi dan RoguD, kami juga membuat Roti Gulung Isi Coklat,, nahh, harga dari RoguCo ini mrah banget kok, cuma Rp 2000. Murah kaann,, 🙂 😉 . ini dia hasil pembuatan RoguCo

Roguco

Bagi mbak, mas, ibu, bapak, adek, ataupun teman yang berminat memesan Niji Mochi, RoguD, dan RoguCo, Silakan hubung Cp kami Hp 085784845100 atau via BBM 7596FEE3. Dijamin sehat, higienis, aman, bergizi dan tentunya pas dikantong. 🙂 . Terimakasih 😉

Mari kita perbaiki Gizi masyarakat Indonesia,, 🙂


LAPORAN PRAKTIKUM SHIFT C

ACARA KE-10

FERMENTASI

Oleh kelompok

Penanggung jawab: Puput Lestari

Anggota:  Puput Lestari ( J300120031 )

                     Mega Permatasari ( J300120032)

PRODI DIII GIZI

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2013

  1. TUJUAN

Mengetahui dan mampu melakukan proses fermentasi dari biji-bijian dan umbi-umbian.

  1. TINJAUAN PUSTAKA

Proses yang paling penting dan mendasar dalam pembuatantempe dan tapei adalah proses biologis yang disebut dengan proses fermentai yang dilakukan oleh ragi tempe/tape. Khamir sendiri tidak dapat mengawali pembentukan gas dalam adonan, namun dalam tahapan selanjutnya khamir merupakan satu komponen uama yang berfungsi mengembangkan, mematangkan, memproduksi senyawa-senyawa gas dan aroma adonan melalui fermentasi yang dilakukan. Suhu optimum fermentasi adoan adalah 27o C(Bento, 2012).

Menurut Winarno dan Betty (1974), fermentasi adalah reaksi oksidasi reduksi di dalam sistem biologi yang menghasilkan energi. Sebagai donor dan akseptor elektron yang digunakan adalah karbohidrat dalam bentuk glukosa. Senyawa tersebut akan diubah secara enzimatis menjadi suatu bentuk lain misalnya alkohol. Ada 2 macam hasil utama dari proses fermentasi yang berhubungan dengan proses pengawetan makanan yaitu asam dan alkohol. Sejumlah makanan hasil fermentasi alkohol juga dapat menjadi asam jika selama produksi alkohol kondisinya adalah aerobik, dimungkinkan timbul bakteri yang memproduksi asam asetat/asam cuka.

Menurut Prescott et.al(2008), fermentasi adalah penggunaan piruvat atau derivatnya sebagai aseptor electron untuk mengoksidasi NADH menjadi NAD. Sedangkan menurut Schlegel (1994), fermentasi adalah proses penguraian bahan-bahan organik menjadi ATP dengan hidrogen sebagai akseptornya.

Proses fermentasi juga mengurangi beberapa senyawa anti nutrisi. Asam fitat turun lebih dari 50% pada proses pembuatan tempe kedelai maupun non kedelai (Sutardi et al.,1993 dan Darmadjati et al.,1996). Hal ini terjadi karena aktivitas fitase meningkat selama proses fermentasi. Fitase adalah enzim yang menghidrolisa fitat menjadi inositol dan asam fosfat, dan oleh karenanya sifat metal-chelting menjadi hilang.

Selain sebagai sumber zat gizi, tempe juga memilki manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Tempe mengandung senyawa anti bakteri yang aktif melawan bakteri gram positif dan bakteri penyebab diare seperti Salmonela typhii, Shigella flexneri, dan Escherechia coli K 70 (B) H19 (Affandi dan Mahmud 1985; Mahmud, 1987).

Menurut Dwijosepitro dalam Tarigan (1998) ragi tape merupakan populasi campuran yang terdiri dari spesies-spesies genus Aspergilius. Saccharomyces, Candida, Hansenulla, dan bakteri Acetobacter. Genus tersebut hidup bersama-sama secara sinergis. Aspergilius menyederhanakan tepung menjadi glukosa serta memproduksi enzim glukoamilase yang akna memecah pati dengan mengeluarkan unit-unit glukosa, sedangkan Saccaromyces, Candida dan Hansenulla dapat menguraikan gula menjadi alkohol dan bermacam-macam zat organik lain. Sementara itu Acetobacter dapat merombak alkohol menjadi asam. Beberapa jenis jamur juga terdapat dalam ragi tape, antara lain Chlamydomucor oryzae, Mucor sp, dan Rhizopus sp.

Saccharomyces cereviseae adalah jenis khamir utama yang berperan dalam produksi minuman beralkohol seperti bir, anggur, dan juga digunakan untuk fermentasi adonan daalm perusahaan roti dan fermentasi tape. Kultur yang dipilih harus dapat tumbuh dengan baik dan mempunyai toleransi yang tinggi terhadap alkohol serta mampu menghasilkan alkohol dalam jumlah banyak (Irianto, K., 2006).

Saccharomyces cereviseae merupakan spesies yang bersifat fermentatif kuat. Tetapi dengan adanya oksigen, Saccharomyces cereviseae juga dapat melakukan respirasi yaitu mengoksidasi gula menjadi karbondioksida dan air. Kedua sistem tersebut menghasilkan energi, meskipun yang dihasilkan dari respirasi lebih tinggi dibandingkan dengan melalui fermentasi (Fardiaz, S., 1992).

Kandungan mikroba dalam makanan dapat memberikan keterangan yang mencerminkan mutu bahan mentahnya, keadaan sanitasi pada pengelolaan pangan tersebut, sehingga mikroba dapat digunakan untuk indikator mutu pangan. Selain itu, produk hasil fermentasi seperti tempe dan tape memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dari pada bahan awalnya. (Waluyo,2007).

Menurut Sarles et.al(1956), dalam proses fermentasi bahan makanan seperti tempe dan tape diperlukan adanya starter. Starter yang umum digunakan adalah kapang dan khamir. Dengan enzim yang dimiliki oleh kapang dan khamir tersebut, enzim tersebut akan memecah karbohidrat, protein dan lemak menjadi senyawa yang lebih sederhana. Seperti monosakarida, gula reduksi, asam amino, gliserol, dan asam lemak. Pada beberapa makanan proses fermentasi akan menghasilkan alcohol, terutama pada fermentasi menggunakan ragi. Beberapa bakteri juga dapat digunakan pada saat tahap produksi akhir dan untuk membentuk karakter fisik produk.

  1. ALAT DAN BAHAN
  2. Alat
  3. Nampan
  4. Sendok
  5. Bekker glass
  6. Spatula
  7. Timbangan neraca
  8. Timbangan biasa
  9. Baskom
  10. Panci

 

  1. Bahan
  2. Singkong
  3. Kacang tanah
  4. Kacang kedelai kuning
  5. Kacang tolo
  6. Kacang hijau
  7. Kacang kedelai hitam
  8. Ragi/khamir
  1. CARA KERJA
  2. Pembuatan tape

Kupas dan bersihkan singkong

 

Dipotong kecil-kecil dan dikukus selama kurang lebih 20 menit

Singkong ditimbang secara steril/aseptis

 

Tambahkan rahi tape 0,5% (0,5/100 x berat singkong (gr) )

 

Inkubasi pada tempat steril dan ditutup plastik pada suhu ruang, diamati selama 24-72 jam serta dibolong-bolong pada bagian atasnya.

 

Amati warna, aroma, rasa, dan tekstur.

 

  1. Pembuatan tempe

Sortasi kacang-kacangan

 

Cuci dan rendam dengan air selama kurang lebih 12 jam

 

Tirirskan dan rebus hingga mendidih selama kurang lebih 15 menit

 

Kuliti dan cuci hingga bersih, kemudian kukus selama 5 menit

 

Timbang kacang-kacangan secara steril atau aseptis

 

Tambahkan ragi tempe 0,1% dari berat yang ditimbang

 

Inkubasi pada plastik yang dilubangi selama (menggunakan tusuk gigi) dan diamati selama 24-48 jam.

 

Goreng hasil hasil fermentasi, serta amati warna, aroma, rasa, dan teksturnya

  1. DATA DAN HASIL
  2. Pengamatan selama 24 jam
NO SAMPEL GAMBAR KETERANGAN
Tape singkong Aromanya sudah beraroma tape , tapi belum sempurna, serta teksturnya belum terlalu empuk
Tempe kacang tanah Miselium masih jarang.

 

  1. Pengamatan selama 48 jam
NO SAMPEL GAMBAR KETERANGAN
Tape singkong Aromanya sudah beraroma tape, dan teksturnya sudah lumayan lembut.
Tempe kacang tanah Miselium sudah semakin banyak, dan sudah mendekati sempurna seperti tempe.

 

  1. Perbandingan hasil tempe dengan kelompok lain
NO SAMPEL WARNA AROMA RASA TEKSTUR
Kacang hijau- gagal
Kacang tanah Putih tulang Langu, masih berbau kacang tanah. Sedikit gurih, tetapi biji dari kacang masih keras ketika dimakan. Miselium strukturnya tidak terlalu kompak
Kacang hijau Hijau tua Langu sedikit asam Miselium tidak kompak
Kacang kedelai hitam Putih pucat Khas tempe/agak langu  asin Miselium kompak
Kacang kedelai kuning Putih pucat langu Miselium kompak
Kacang tolo Putih kekuningan hambar Miselium kompak
Kacang kedelai kuning Putih kekuningan Khas kedelai hambar Miselium kompak

 

  1. PEMBAHASAN

Pada praktikum kali ini, kami melakukan fermentasi tape dan tempe dari bahan dasar singkong dan kacang tanah. Pada fermentasi tempe, ada langkah-langkah awal yang harus dilakukan yaitu dari mensortasi biji-bijian sampai merebus, mengkuliti dan mengukusnya. Begitu juga dengan tape, awalnya singkong dikupas terlebih dahulu, dan kemudian dikukus selama kurang lebih 20 menit.

Pada fermentasi tape hasil yang kami peroleh adalah warnanya kuning, warna kuning ini karena pengaruh faktor genetik dari singkong itu sendiri, karena singkong yang digunakan memang singkong kuning. Untuk aroma sudah sama atau seperti tape singkong kebanyakan dengan aroma alkohol yang tajam. Sedangkan untuk rasanya adalah asam agak kepahitan, hal ini dimungkinkan karena pada penambahan ragi yang kebanyakan sehingga rasanya agak kepahitan, serta kurang manis karena tidak adanya penambahan gula pada tape, seperti yang dilakukan pada industri-industri tape kebanyakan yang lebih sering menambahkan gula pada tape. Dan untuk teksturnya adalah lembut agak kenyal sedikit.

Sedangkan untuk fermentasi pada tempe dengan bahan baku kacang tanah, hasilnya adalah warnanya putih tulang, tidak terlalu putih seperti tempe dari kedelai kuning, miseliumnya juga terlalu kompak, ada beberapa bagian yang bahkan miseliumnya masih jarang, hal ini mungkin karena pengulenan dengan ragi tempe yang kurang homogen, sehingga ragi hanya terkumpul pada bagian tertentu saja, walaupun begitu tempe ini sudah bisa dikatakan hampir jadi. Untuk aromanya adalah lebih langu, masih berbau kacang tanah, hal ini mungkin karena memang dari faktor genetiknya, sehingga walaupun sudah direndam selama kurang lebih 12 jam masih tetap berbau langu. Dan rasanya adalah agak gurih, mungkin karena kandungan lemak yang cukup tinggi.

Untuk perbandingan dengan kelompok lain, hasil yang memberikan yang terbaik adalah tempe yang terbuat dari kacang kedelai kuning pada kelompok 7, hasilnya adalah warna putih kekuningan, tekstur miselium kompak, aroma khas kedelai, dan rasanya hambar, rasa hambar ini dikarenakan tidak adanya penambahan garam ataupun bumbu lain pada saat tempe digoreng. Walaupun begitu hasil dari kacang tolo juga lumayan memuaskan, dengan hasil warna putih kekuningan, rasa hambar, dan miseliumnya kompak. Warna dari masing-masing tempe dari berbagai macam kacang, mungkin dipengaruhi oleh macam kacang itu, misalkan pada tempe yang terbuat dari kacang kedelai kuning akan memberikan hasil warna yang lebih menarik daripada tempe yang terbuat dari kacang hijau maupun dari kacang tolo.

Tempe mempunyai suatu enzim yaitu enzim proteolitik atau sering disebut juga protease, enzim ini merupakan kelompok enzim yang menguraikan protein menjadi molekul yang lebih kecil (asam amino) agar lebih mudah diserap melalui dinding usus. Selain itu, enzim ini juga berperan dalam metabolisme tubuh dari pengaturan fungsi hati hingga sistem imun tubuh.

 

  1. KESIMPULAN

Hasil fermentasi tape adalah pada pengamatan hari kedua (48 jam), tape sudah beraoma seperti tape kebanyakan, dengan adanya sedikit bau alcohol, teksturnya lembut dan warnanya kuning. Sedangkan pada fermentasi kacang tanah hasilnya adalah warna putih kekuningan, aroma seperti bau kacang tanah/langu, rasa agak sedikit gurih, dan miseliumnya tidak terlalu kompak.

 

  1. DAFTAR PUSTAKA

Affandi, E dan M.K.M.S. Mahmud. 1985. Pengujian aktivitas antibakterial pada tempe terhadap bakteri penyebab diare. Penelitian Gizi dan Makanan, 8: 45-46.

Bento, 2012, Usaha Pembuatan Ragi Tapai (Starter Tapai), http://dhenyst.blogspot.com, diakses pada tanggal 12 Desember 2013 pukul 12.00. WIB.

Darmadjati, D. S. Widowati and H. Taslim. 1996. Soybean processing and utilization in Indonesia./ARD Journal 18 (1): 13-25.

Irianto, K, 2006, Mikrobiologi: Menguak Dunia Mikroorganisme Jilid 2, Bandung: CV. Yrama Widya, hal 214-215.

Lancon, F., D. Fardiaz, L. Herlina and N.L. Puspitasari. 1996. Soybean Characteristics effects on tahu quality in small-scale processing units. Proceedings of the Second International Soybean Processing and Utilization conference. January 8-13. Funny Publishing Limited Patnership, Bangkok Thailand.p:210-213.

Mahmud, M. K. 1987. Penggunaan makanan bayi formula tempe dalam diit bayi dan anak balita sebagai upaya penanggulangan masalah diare (desertasi). Institut Pertanian Bogor.

Sutrisno, N. 1996. Socio economic aspects of tempe production in Indonesia. Soybean characteristic effects on tahu quality in small-scale processing units. Proceedings of the second International Soybean Processing and Utilization Conference. January 8-13. Funny Publishing Limited Patnership, Bangkok Thailand p:371-376.

Tarigan, j., 1988, Pengantar Mikrobiologi Umum, Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan Direktorat jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan.

 

Japanese: Hiragana and Katakana


kangen nih, pengen belajar bhs jepang lagii… sudah lama rasanya, sekitar 3 tahun yang lalu belajar bahasa unik ini. sebenarnya berharap banget bisa belajar lebih lama lagi. namun karena kebijakan sekolah diganti, bahasa jepang ditiadakan dan diganti dengan  english conversation akhirnya niat untuk mendalami bahasa jepang terhambat :O . nah.. beberapa bentuk huruf katakana dan hiragana dibawah ini merupakan reblog dari teman dekat dahulu waktu masih SMA, nama pemilik blognya Sabila Rahmawati.  okee,, berikut adalah contoh dari huruf hiragana dan katakana serta contoh-contohnya 🙂

Sabila Rahmawati

Hello world, in this moment i would like to write a post about japanese. First, we have to know the kanji’s word. In this below i will give some  list of hiragana and katakana’s word.  it’s time to write hiragana and katakana friend! 😀 make it easy…you have to try it !

  1. Hiragana

HIRAGANA’S LIST

A ka sa ta na
I ki si chi ni
U ku su tsu nu
E ke se te ne
O ko so to no
ha ma ya ra wa
hi mi ti
fu mu yu ru wo
he me re
ho mo yo ro n
ga za

Lihat pos aslinya 266 kata lagi

MAKALAH KEKURANGAN VITAMIN A


MAKALAH KEKURANGAN VITAMIN A
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Komunikasi
Dosen Pembimbing Drs. Joko Dwi Hastanto

logo-ums

Disusun Oleh
ITTAQ AMRI AZALISTA J300120061

PROGRAM STUDI GIZI D3 FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014

KATA PENGANTAR
Bismillahirahmanirahim
Assalamu’alaikum wr. wb
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya kami diberikan kesehatan serta kemampuan sehingga dapat menyelesaikan tugas makalah Komunikasi yang berjudul “Kekurangan Vitamin A” dengan lancar tanpa halangan suatu apapun.
Penulisan makalah ini merupakan tugas mata kuliah Komunikasi dan sebagai persyaratan untuk memenuhi mata kuliah Komunikasi.
Dalam penulisan, penulis memperoleh bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : dosen pembimbing mata kuliah Komunikasi, orang tua yang telah mendukung dalam penulisan makalah, segenap teman-teman yang membantu pembuatan makalah.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat menjadi yang lebih baik. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca.
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Surakarta, 13 Januari 2013

Penulis

 

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Vitamin A merupakan zat gizi yang penting (essensial) bagi manusia, karena zat gizi ini tidak dapat dibuat oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi dari luar. Vitamin A penting untuk kesehatan mata dan mencegah kebutaan, vitamin A menngkatkan daya tahan tubuh. Tubuh memerlukan asupan vitamin yang cukup sebagai zat pengatur dan memperlancar proses metabolisme dalam tubuh. Sebagai vitamin yang larut lemak, vitamin A membangun selsel kulit dan memperbaiki sel-sel tubuh, menjaga dan melindungi kesehatan mata, menjaga tubuh dari infeksi, serta menjaga pertumbuhan tulang dan gigi. Karena fungsi tersebut, vitamin A sangat bagus dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
KVA merupakan suatu kondisi dimana mulai timbul gejala kekurangan konsumsi vitamin A. Defisiensi vitamin A dapat merupakan kekurangan primer akibat kurang konsumsi. KVA dapat pula disebut kekurangan sekunder apabila disebabkan oleh gangguan penyerapan dan penggunaan vitamin A dalam tubuh, kebutuhan meningkat, atau karena gangguan pada konversi karoten menjadi vitamin A.
Kekurangan vitamin A masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama umur pada masa pertumbuhan (balita). Kekurangan vitamin A dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan epitelisme sel-sel kulit. Kekurangan vitamin A dapat terjadi karena beberapa sebab antara lain konsumsi makanan yang tidak cukup vitamin A dan provitamin A untuk jangka waktu yang lama, bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif, menu yang tidak seimbang (kurang lemak, protein, zink atau zat gizi lainnya) yang diperlukan untuk penyerapan vitamin A dan penggunaan vitamin A dalam tubuh, adanya gangguan penyerapan vitamin A dan provitamin A seperti pada penyakit-penyakit antara lain diare kronik, KEP dan lain-lain sehingga kebutuhan vitamin A meningkat, adanya kerusakan hati yang menyebabkan gangguan pembentukan retinol binding protein (RBP) dan pre-albumin yang penting untuk penyerapan vitamin.
KVA sering timbul pada balita dan anak-anak. Di Indonesia, kecukupan gizi anak usia hingga tiga tahun seharusnya 350-400 RE per hari. Namun, dalam beberapa survei dikatakan bahwa 50% anak berusia 1-2 tahun tidak mengkonsumsi vitamin A dalam jumlah yang memadai karena faktor kemiskinan dan malnutrisi. Selama krisis ekonomi melanda Indonesia sejak tahun 1997, daya beli masyarakat menurun sehingga terjadi kecenderungan meningkatnya KVA pada ibu hamil dan balita.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa definisi vitamin A ?
2. Bagaimana patofisiologi KVA ?
3. Apa akibat dari KVA ?
4. Bagaimana cara mencegah dan mengatasi KVA ?

C. TUJUAN
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk memberikan beberapa informasi mengenai KVA, cara pencegahannya dan penanggulangannya

BAB II
PEMBAHASAN
A. DEFINISI VITAMIN A
Vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak. Berdasarkan struktur kimianya disebut retinol atau retina atau disebut juga dengan asam retinoat, terdapat pada jaringan hewan dimana retinol 90-95% disimpan pada hati (Haryadi, 2009).
Vitamin A adalah slah satu zat gizi dan golongan vitamin yang sangat diperlukan oleh tubuh yang berguna untuk kesehatan mata (agar dapat melihat dengan baik) dan untuk kesehatan tubuh (meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan penyakit, khususnya diare dan penyakit infeksi). Vitamin A atau berdasarkan struktur kimianya dibagi menjadi dua bentuk, yaitu :
1. Retinol
Retinol dapat dimanfaatkan langsung oleh tubuh karena umumnya sumber retinol diperoleh dar makanan hewani seperti telur, hati, munyak ikan yang mudah dicerna dalam tubuh.
2. Betacaritine
Sering disebut pro-vitamin A, baru dapat dirasakan setelah mengalami proses pengolahan menjadi retinol. Sumber betacarotene berasal dari makanan yang berwarna orange atau hijau tua, seperti wortel, bayam, ubi kuning, mangga dan pepaya.
Retinol atau Retinal atau juga Asam Retinoat, dikenal sebagai faktor pencegahan xeropthalmia, berfungsi untuk pertumbuhan sel epitel dan pengatur kepekaan rangsang sinar pada saraf mata, Jumlah yang dianjurkan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan (KGA-2004) per hari 400 ug retinol untuk anak-anak dan dewasa 500 ug retinol.Tubuh menyimpan retinol dan betacarotene dalam hati dan mengambilnya jika tubuh memerlukannya (Iskandar, 2012).
Sumber vitamin A banyak terkandung dalam minyak ikan. Vitamin A1 (retinal) banyak terkandung dalam hati ikan laut. Vitamin A2 (retinol) atau 3-dehidro retinol, terutama terkandung dalam hati ikan tawar. Vitamin A yang berasal dari minyak ikan, sebagian besar ada dalam bentuk ester.
Vitamin A juga terkandung dalam bahan pangan, sperti mentega, kuning telur, keju, hati, daun hijau dan wortel. Warna hijau tubuh-tumbuhan merupakan petunjuk yang baik tingginya kadar karoten (Rijal, 2012).

B. PATOFISIOLOGI KVA
Beberapa penyakit akibat kekurangan vitamin A diantaranya adalah buta senja, xerosis konjuctiva, xerosis konjunctiva disertai bercak bitot, xerosis kornea, keratomalasia atau ulserasi kornea, jaringan parut, fundus xeraftalmia. Xeroftalmia adalah istilah yang menerangkan gangguan akibat kekurangan vitamin A pada mata, termasuk kelainan anatomi bola mata dan gangguan fungsi sel retina yang berakibat kebutaan. Kata xeroftalmia (bahasa latin) berarti “mata kering”, karena terjadi kekeringan pada selaput lendir (konjuctiva) dan selapt bening (kornea) mata (Wardani, 2012).
Xeroftalmia terjadi akibat tubuh kekurangan vitamin A. Bila ditinjau dari konsumsi makanan sehari-hari orang yang menderita KVA disebabkan oleh :
a. Konsumsi makanan yang tidak mengandung cukup vitamin A atau pro-vitamin A untuk jangka waktu yang lama
b. Pada masa bayi tidak diberikan ASI eksklusif
c. Menu yang tidak seimbang, yang diperlukan untu penyerapan danpenggunaan vitamin A di dalam tubuh
d. Adanya gangguan penyerapan vitamin A atau pro-vitamin A seperti pada penyakit-penyakit antara lain, gangguan pada pankreas, diare kronik, KEP dan penyakit lainnya sehingga kebutuhan vitamin A meningkat
e. Adanya kerusakan hati, spert pada kwashiorkor dan hepatitis kronik yang memyebabkan gangguan pembentukan RBP dan penyerapan vitamin A. (Saputra, 2012).

1. Tanda – tanda dan Gejala Klinis
KVA adalah kelainan sistemik yang mempengaruhi jaringan epitel dari organ-organ seluruh tubuh, termasuk paru-paru, usus, mata dan organ lain. Akan etapi gambaran gangguan secara fisik dapat langsung terlihat oleh mata.
Kelainan kuit pada umumnya terlihat pada tungkai baeah bagian depan dan lengan atas bagian belakang, kulit nampak kering dan bersisik. Kelainan ini selain diebabkan oleh KVA dapat juga disebabkan kekurangan asam lemak essensial, kurang vitamin golongan B atau KEP.
Gejala klinis KVA pada mata akan timbul bila tubuh mengalami KVA yang telah berlangsung lama. gejala tersebut akan lebih cepat muncul jika menderita penyaki campak, diare, ISPA dan penyakit infeksi lainnya.
Gejala klinis KVA pada mata menurut klasifikasi WHO sebagai berikut :

a). Buta senja = XN. Buta senja terjadi akibat gangguan pada sel batang retina. Pada keadaan ringan, sel batang retina sulit beradaptasi di ruang yang remang-remang setelah lama berada di cahaya yang terang. Penglihatan menurun pada senja hari, dimana penderita tidak dapat melihat lingkungan yang kurang cahaya.

b). Xerosis konjunctiva = XI A. Selaput lendir mata tampak kurang mengkilat atau terlihat sedikit kering, berkeriput, dan berpigmentasi dengan permukaan kasar dan kusam.

c). Xerosis konjunctiva dan bercak bitot = XI B. Gejala XI B adalah tanda-tanda XI A ditambah dengan bercak bitot, yaitu bercak putih seperti busa sabun atau keju terutama celah mata sisi luar. Bercak ini merupakan penumpukan keratin dan sel epitel yang merupakan tanda khas pada penderita xeroftalmia, sehingga dipakai sebagai penentuan prevalensi kurang vitamin A pada masyarakat. Dalam keadaan berat tanda-tanda pada XI B adalah, tampak kekeringan meliputi seluruh permukaan konjunctiva, konjunctiva tampak menebal, berlipat dan berkerut.

d). Xerosis kornea = X2. Kekeringan pada konjunctiva berlanjut sampai kornea, kornea tampak suram dan kering dengan permukaan tampak kasar.

e). Keratomalasia dan Ulcus Kornea = X3 A ; X3 B. Kornea melunak seperti bubur dan dapat terjadi ulkus. Pada tahap ini dapat terjadi perforasi kornea.
Keratomalasia dan tukak kornea dapat berakhir dengan perforasi dan prolaps jaringan isi bola mata dan membentuk cacat tetap yang dapat menyebabkan kebutaan. Keadaan umum yang cepat memburuk dapat mengakibatkan keratomalasia dan ulkus kornea tanpa harus melalui tahap-tahap awal xeroftalmia.

f). Xeroftalmia Scar (XS) = jaringan parut kornea. Kornea tampak menjadi putih atau bola mata tampak mengecil. Bila luka pada kornea telah sembuh akan meninggalkan bekas berupa sikatrik atau jaringan parut. Penderita menjadi buta yang sudah tidak dapat disembuhkan walaupun dengan operasi cangkok kornea.

g). Xeroftalmia Fundus (XF). Tampak seperti cendol
XN, XI A, XI B, X2 biasanya dapat sembuh kembali normal dengan pengobatan yang baik. Pada stadium X2 merupakan keadaan gawat darurat yang harus segera diobati karena dalam beberapa hari bisa menjadi keratomalasia. X3A dan X3 B bila diobati dapat sembuh tetapi dengan meninggalkan cacat yang bahkan dapat menyebabkan kebutaan total bila lesi pada kornea cukup luas sehingga menutupi seluruh kornea.
Prinsip dasar untuk mencegah xeroftalmia adalah memenuhi kebutuhan vitamin A yang cukup untuk tubuh serta mencegah penyakit infeksi. Selain itu perlu memperhatikan kesehatan secara umum (Wardani, 2012).

C. AKIBAT KEKURANGAN VITAMIN A
Tubuh memerlukan asupan vitamin yang cukup sebagai zat pengatur dan memperlancar proses metabolisme dalam tubuh. Sebagai vitamin yang larut dalam lemak, vitamin A membangun sel-sel kulit dan memperbaiki sel-sel tubuh, menjaga dan melindungi mata, menjaga tubuh dari infeksi, serta menjaga pertumbuhan tulang dan gigi. Karena fungsi tersebut, vitamin A sangat bagus dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Vitamin A juga berperan dalam epitil, misalnya pada epitil saluran pencernaan dan pernapasan serta kulit. Vitamin A berkaitan erat dengan kesehatan mata. Vitamin A membantu dalam hal integritas atau ketahanan retina serta menyehatkan bola mata. Vitamin A fungsinya tak secara langsung mengobati penderita minus, tapi bisa menghambat minus. Kekurangan vitamin A menyebabkan mata tak dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan cahaya yang masuk dalam retina. Sebagai konsekuensi awal terjadilah rabun senja, yaitu mata sulit melihat kala senja atau dapat juga terjadi saat memasuki ruangan gelap. Bila kekurangan vitamin A berkelanjutan maka anak akan mengalami xerophtalmia yang mengakibatkan kebutaan. Selain itu kekurangan vitamin A menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi bakteri dan virus. Tanpa vitamin A, sistem pertahanan tubuh akan hilang.Ini memicu tubuh rentan terserang penyakit.
Vitamin A bisa terserap dalam tubuh yang kondisinya baik. Anak usia balita sangat rentan kekurangan vitamin A karena kondisi tubuhnya rentan terhadap penyakit, seperti diare atau infeksi pencernaan. Untuk itu peran ibu sangat penting dalam menjaga ketahanan tubuh bayi yakni dengan memberikan ASI eksklusif, agar mempunyai ketahanan tubuh yang cukup.Kebutuhan vitamin A yang cukup dalam tubuh, dapat diketahui dengan cara menganalisis makanan yang dikonsumsi sehari-hari dan melihat kondisi tubuh. Jika tubuh anak sering terkena penyakit, seperti diare, busung lapar atau gangguan saluran pernapasan, maka secara otomatis, asupan vitamin A-nya kurang (Zulkarnaen, 2012).

D. CARA MENCEGAH DAN MENANGGULANGI KVA
Melihat dampak yang dapat diakibatkan oleh kekurangan vitamin A seperti yang dijelaskan di atas, maka masalah defisiensi vitamin A ini tidak boleh diremehkan karena dapat menyebabkan kematian. Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa langkah yang harus terus dilakukan, antara lain :
a. Memperbaiki pola makan masyarakat melalui penyuluhan-penyuluhan sehingga masyarakat kita semakin gemar mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.
b. Melakukan fortifikasi vitamin A terhadap beberapa bahan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat dengan memperhatikan syarat-syarat fortifikasi, missal tidak menyebabkan perubahan rasa pada bahan makanan tersebut atau tidak menyebabkan kenaikan harga yang terlalu tinggi. Contoh bahan makanan yang dapat dilakukan fortifikasi adalah pada MSG atau pada mie instant
c. Meningkatkan program pemberian suplemen vitamin A yang sudah berjalan pada kelompok sasaran yaitu :
1). Bayi umur 6-12 bulan : diberikan kapsul vitamin A warna biru, dosis 100.000 UI setiap bulan februari dan agustus.
2). Anak umur 1-5 tahun : diberikan kapsul vitamin A warna merah, dosis 200.00 UI setiap bulan februari dan agustus
3). Ibu nifas : diberikan kapsul vitamin A dosis 200.000 UI, sehari setelah melahirkan dan diberikan lagi 24 jam kemudian (masing-masing satu kapsul ).
4). Anak yang terserang campak : diberikan kapsul vitamin A dosis 200.000 UI.
d. Pemberian imunisasi pada anak harus terus dipantau supaya terhindar dari penyakit infeksi.
e. Mengkonsumsi makanan yang seimbang agar metabolisme vitamin A dalam tubuh dapat berjalan secara normal

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
1. Kekurangan vitamin A diantaranya disebabkan karena konsumsi vitamin A yang kurang dari kebutuhan harian, terkena penyakit infeksi, dan kurangnya kesadaran mengenai pentingnya vitamin A untuk kesehatan tubuh dan mata.
2. Apabila gejala-gejala kekurangan vitamin A tidak segera diobati, maka akan menyebabkan penyakit atau gangguan pada mata yang lebih seris dan dapat menyebabkan kebutaan.

B. SARAN
1. Selain petugas kesehatan Pelatihan kader posyandu yang tepat juga diperlukan untuk melakukan penyuluhan atau melakukan survei pada setiap penduduk untuk mengetahui apakah ada keluarga yang anggotanya terkena KVA.
2. Promosi juga dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penambahan balita atau masyarakat terkena KVA, yatu dengan mengadakan penerbitan buletin kesehatan setiap minggu atau setiap bulan dan diberikan kepada masyarakat, untuk menambah kesadaran dan pengetahuan betapa pentingnya hidup sehat.

DAFTAR PUSTAKA
Haryadi, Hendri. 2011 . Makalah Kekurangan Vitamin A “Ilmu Gizi”. Diakses dari http://handri-haryadi.blogspot.com . tanggal 30 Desember 2013, pukul 19.51 WIB
Iskandar, Zulkarnaen. 2012. Kekurangan Vitamin A. Diakses dari http://kuliahiskandar.blogspot.com. Tanggal 30 Desember 2013, Pukul 20.03 WIB
Rijal, 2012. Makalah Kurang Vit A. Diakses dari http://muhsinrijal.blogspot.com. Tanggal 10 Januari 2014, Pukul 14.38 WIB
Wardani, Winda. 2009. Makalah kekurangan Vit A. Diakses dari http://windawardaini.blogspot.com. Tanggal 11 Januari 2014, Pukul 19.59 WIB
Saputra, Andi 2011. Penanggulangan Masalah Kekurangan Vitamin A. Diakses dari http://aandy-reasond.blogspot.com. Tanggal 09 Januari 2014, Pukul 21.45 WIB

Don’t Give Me Hope


memeDisebuah kamar kos yang cukup luas buat termenung, mengerjakan tugas, tiduran, bercanda sama cicak (kasihan). aku saat ini hari ini detik ini tidak tau kenapa aku seperti ini. kenapa serperti ini? aku juga ga tahu.haha.. aku buat blog pribadi ini bukan berarti aku tidak tau bagaimana cara menuangkan apa yang aku tuliskan, tetapi hanya sekedar menulis ga karuan tanpa tema, seperti kata-kata di atas halaman blog ku “write and post” tulis dan di pos kan ke blog ini.

Aku bukan tipe orang yang suka bicara banyak, pemalu, penakut, dan ga suka keramaian. kalo yang kayak gini tiap hari ada hari raya nyepi cocok banget buat aku,, hehe, ga deh bercanda. tapi walaupun begitu, tetap saja membutuhkan bantuan orang lain. naah, disini,,selama kuliah di solo, aku tidak pernah curhat banyak pada siapapun, aku hanya bilang apa yang ingin aku bicarakan saja, selebihnya aku pendam dan ujung2nya apa yang aku pikirkan tertuang di diary cokelat ku.

Malam ini,, bisa dikatakan sebagai dinihari pukul 0.47 hari sabtu 15/03/2014. ada sedikit yang ingin aku tuangkan, sebenarnya aku sedikit ragu menulis ini, aku takut terpublikasikan (weeh).  ada seseorang yang amat sangat begitu banget mengganggu pikiranku, dia katanya seorang cwo, inisial At, yang aku inginkan saat ini dan seterusnya adalah aku ingin melupakan dia. aku ga ingin mengingat bagaimana kita berkenalan, bagaimana dia mengucapkan kata-kata yang menurutku itu sedikit mengganggu hati ku yang saat itu tidak ingin mempunyai teman spesial, kalau bisa aku lupa siapa teman2nya, apa yang dia sukai dan semua tentang dia. memang ini butuh waktu, namun sulit, jika masih ada fasilitas yang mendukung kemunculan dia sperti handphone, walaupun dia sms atau menghubungi sebulan sekali tetapi itu mengganggu banget, fb, twiter dan yang lainnya. aku pengen menyanyikan lagunya geisha “lumpukanlah ingatanku”,, tapi aku takut, jika dilumpuhkan beneran aku bisa ga ingat apa-apa, bisa jadi aku malah gila 😦 .

Aku berusaha untuk tidak memikirkannya, walaupun sepintas. ooh,, mungkin karena kekaguman yang terlalu mendalam dan fase yang aku alami ini sudah hampir stadium 4, dan bukan stadium 1 lagi. jadi perlu di operasi, tapi jika dioperasi takutnya pisau bedah membuat penyakit ini tambah parah dan menyebar kemana-mana. hmmm, yang terpenting sekarang ini berserah diri kepada Allah. ikhlas menjalani apa yang di berikan Allah selama ini dan untuk kedepannya, kemarin adalah sejarah dan besok adalah misteri. aku egak tau apa yang akan terjadi besok, aku hanya ingin besok setelah aku bangun tidur, aku tidak mengingat siapa At. fiuuh 😦

Obrolan ku


Helloo,,, ^^

Setiap orang mempetahankan prinsip dan argumennya masing-masing..heehe

Seperti juga aku dengan salah seorang temanku yang berdebat dengan persoalan pacaran. Sebelumnya niih, maaf buat teman-teman semuanya bahwa sebenarnya aku juga mengalami masa pacaran itu sendiri, tapi alhamdulillah Allah masih menjaga ku dengan berbagai dinding pembatas yang tak kasat mata ( ceilaah 🙂  ). Sekarang ini aku tengah berbenah diri untuk memperbaiki kesalahanku masa lampau yang terlalu kelam  hihih leebai untuk menjadi insan yang lebih baik dan menemukan pasangan hidupku yang mencintai dan menyayangiku karena Allah. Amiin 🙂

lovewords

Kemarin itu berawal dari sms-an biasa, nah,, teman ku yang berinisial R. Dia bilang kalau dia itu banyak yang suka, bisa dapetin cwe cantik, baik de el el (cwo idola gituu), dan belum pernah dapet cwe yang seperti aku preett,,maaf, ga mempan rayuan gombalmu,. Dia cerita kalau di punya cewe dua orang, anak PS dan K. Hebat bener tuh R,, jurus apa sihh yang ngebuat banyak cewe tersepona dengan sosoknya yang kelihatan kalem ( tapi banyak bicara, saking banyak bicara, sampai aku kadang-kadang ga pernah dapat kesempatan bicara buat komen omongan dia). Aku komen seadanya aja lewat sms kalau jangan bohong satu sama lain. Tapi anehnya ituu, cewe yang dari K, rela mutusin cwonya cuma buat jadi selingkuhan R (cwe K juga tau loo kalau R punya cwe dari PS). oowww..padahal kemarin dia pernah cerita kalau dia udah mau serius sama cewe yang dari PS, ckckck. Yaudah aku ga mau tau tentang hubungan mereka, aku jawab kalau pacaran aja udah dosa apalagi kalau punya pacar dua bisa dobel dosa. Nah, dari situlah debat dimulai (hehe). Dia jawab kalau semua perbuatan itu tinggal niatnya, dia bilang “niat pacaran karena sesuatu yang baik”. Niat baik,,ohh, kenapa enggak langsung nikah aja kalau niatnya baik, toh ujung-ujungnya kalau cocok bisa nikah kan??! Dia bilang kalau jodoh kita udah ditetapkan oleh Allah, dan masing-masing manusia harus berusaha dan berdoa untuk menjemput jodoh masing-masing. Okeee,, itu benar bahwa jodoh itu ga tiba-tiba datang dari langit dan ketok pintu di siang bolong atau tengah malem mungkin pagi-pagi juga boleh sambil bawa beberapa persiapan+penghulunya tanpa ada usaha sebelumnya. Hmm.. lagi-lagi dia tetep keukeuh mempertahankan pendapatnya, jangan melihat pacaran dari luarnya, tetapi dari dalamnya juga dia membuat huruf besar pada (niat) dan apa yang dilakukan selama pacaran itu ga macem-macem dan ga ngapa-ngapain. Oohh.. begitu, hati-hati dengan hati., bisa-bisa terkena makhluk halus dosa yang tidak kita sadari, dia itu halus banget, sampai-sampai kita tak bisa menyadarinya, yaitu zina hati. Dengan memikirkan orang yang kita cintai tanpa ada ikatan yang sah bisa-bisa kita terkena dosa tadi zina hati. Wallahua’lambisshawab.

Namuun,,, namanya juga saling mempertahankan argumen masing-masing, jadi dia bilang gini “ semua yang kita jalani di dunia ini harus dijalani dengan niat baik, sama artinya kita menuntut ilmu untuk dapet ilmu dan kita harus sekolah, sama halnya kita dalam mencari pasangan untuk kebahagiaan kita kelak. Kita juga harus jeli dalam memilih. Kita belajar dan saling memahami, maka perkenalan dulu sama artinya dengan sekolah tadi”. Begitu tooo… BTW dia juga ga terlalu percaya dengan ta’aruf, dia menganggap bahwa ta’aruf itu proses perjodohan. Bukan meenn,, ta’aruf itulah yang paling dianjurkan biar kita tidak tersesat pada jalan syaitonnirrojim. Kalau ga cocok, kita bisa kok tidak meneruskan proses ta’aruf sebelum khitbah, dan proses ta’aruf itu aman,, Insya Allah ga bakal ada yang tersakiti, karena ta’aruf itu jalan menuju kehidupan berumah tangga yang cintanya akan terjaga dan Insya Allah karena Allah semata. Nahh,, kalau mengenal dan memahami satu sama lain, kenapa juga harus pacaran, kita berteman aja pun bisaa, dengan berteman kita lebih terbuka, apa adanya, ga dapat dosa. Jika cocok lanjut ta’arufàkhitbahànikah (hehe). Bisa jadi,, orang pacaran itu banyak kejelekan yang disembunyikan, jadi kalau nikah nanti siap-siap ada kebiasaan pasangan kita nanti yang ternyata ga sesuai kayak pacaran pada awalnya.

love

Maaf ya sobat R, bukan maksud menggurui, tapi aku hanya mempertahankan argumen dan prinsipku, semoga Allah memberikan jodoh yang terbaik untukku dan dia melabuhkan cintanya untukku hanya karena Allah dan begitu sebaliknya aku. Semoga orang yang mencintai dan menyayangiku membawa diriku ke jalan yang lurus dan menam