Begitu Sulitnya Aku Mencoba Mencintaimu, dan Kau pun Menghilang.

turki-pict

turki-pict

Bisakah aku melupakanmu selamanya? Mungkinkah apa yang aku rasakan ini akan berakar dalam diri selamanya? Tak taukah kamu apa yang aku rasakan selama ini hanya memendam kasih dan harapan yang tak kunjung pudar dalam angan untukmu? Kau tak kan pernah tau, dan kau juga tak pernah merasakan. Aku yang hanya merasakannya, kau tidak.

Apa yang pernah kau katakan padaku dulu telah menjadi benih kasih dalam hatiku kepadamu. Namun sekarang kau telah melupakan apa yang pernah kau katakan kepadaku. Hingga suatu hari aku pernah mencari disetiap sudut kota dimana kau tinggal. Namun diujung pencarianku tak kutemukan pula sosok mu. Kau ternyata hanyalah bayangan ilusi yang telah aku buat hanya untuk mengisi ruang dalam hatiku. Kau hanyalah bayangan yang hanya mengikutiku dan bayangan itu aku yang membuatnya. Siapa kau sebenarnya hingga aku merasa seperti ini? Merasakan kehampaan, kegilaan, kekaguman yang ternyata aku sendiri yang membuatnya.

Sebenarnya apa yang aku inginkan? Yang aku inginkan hanyalah jangan pernah engkau katakan sesuatu yang belum pasti bisa kau tepati. Engkau telah membuat beberapa kalimat yang membuatku bahagia, hingga saat itu aku bertanya kedalam diriku “ Seperti inikah dicintai?”. Kutepis anganku jika aku jatuh cinta, kutepis harapanku kalau kau pun juga suka padaku. Aku tidak ingin masa lalu yang pernah kualami terulang kembali. Ya,, aku rapuh. Kau tawarkan beberapa keindahan yang akan dilalui, kutepis itu sekali lagi. Aku tak ingin dibayangi keindahan yang belum pasti aku dapatkan.

ekoindriasto.wordpress.com

Hingga aku putuskan agar tak ada waktu dan tak ada kesempatan lagi untuk memikirkanmu. Namun saat ada celah rinduku dan teringat padamu, ini adalah suatu nikmat Tuhan yang membuatku merasakan sesak nafas. Namun andaikan kamu tau pernah aku merasakan hal yang lebih parah dibandingan sesak nafas.  Hingga suatu hari aku pernah bernafas lega dengan sapaan darimu. Sekali pun itu, namun itu nyata. Tetapi itu hanya sekejap, lalu kau menghilang begitu saja.

Hilangnya dirimu saat aku mengerti bagaimana rasa mengasihi dan dikasihi sebenarnya membuatku gila. Ingin aku teriakkan, namun aku tak ingin menampakkan. Ingin ku bercerita kepada alam raya yang setia mendengarkanku tanpa mengeluh, alam raya telah menjaga rahasia yang aku rasakan dan aku terima kekosongan ini. Aku hanya mencintaimu dalam diam. Kulihat duniaku dan duniamu sangatlah jauh berbeda. Kau mudah bersosialisasi, sedangkan diriku aku pendiam dan pemalu. Aku juga bukanlah sosok seindah malaikat atau pribadi yang memberi  kehangatan layaknya matahari terbit yang selalu dirindukan. Ya..aku kehilanganmu, dan ternyata hanya aku yang mencintaimu.

cintaygterhangat.blogspot.com

cintaygterhangat.blogspot.com

Ya Allah,, apa yang aku lakukan, siapa makhlukMu itu hingga membuat hamba seperti ini. Janganlah Engkau biarkan aku terjerumus ke dalam kenistaan, dalam suatu angan-angan dan harapan yang tidak pasti, ampuni hambamu yang hina ini karena merasakan kisah kasih ilusi.

“Allah.. aku tidak ingin membuatMu cemburu karena cintaku terhadap makhlukMu yang fana. Karenanya, mohon pautkan hatiku hanya kepada hati yang terpaut padaMU” Triangle of love.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s